Dalam proses perjalanannya yang akan menuju kehadapan Pemilik segala Hidup dan kehidupan
(الله),
yang juga pastinya akan menuju ke
Ukhrowi.
Sang Religious mencoba
berbagi pengalaman untuk kita semua agar bisa menjadi masukan
pembelajaran bagi segenap manusia
بــســم الله الـرحـمـن الـرحيـم
Al Hamdulillah, sekotah puja dan puji bagi-Nya,untuk-Nya pemilik segala Predikat dan Status,hanya Dia yang pantas menyandang semua itu bukanlah kita dan makhluk manapun melainkan Allah Penata alam samawat dan ardh. Bila kita mentelaah secara lebih jauh akan perjalanan bumi ini, jelas sudah sangat renta, apalagi bila sampai saat sekarang seluruh manusia yang ada didalam bumi masih terus saja menggali akan sumber dayanya, tak bisa kita pungkiri lagi lama kelamaan akan terjadi perubahan didalam perut bumi itu sendiri, yang akan meng-akibatkan ke tidak stabilan/ketidak harmonisan/ketidak seimbangan, akhirnya menyebabkan kehancuran bagi bumi dan seluruh isinya, sedikit banyaknya itu sudah terjadi diseluruh penjuru dunia ini. Jadi bagi kita yang masih diberi kesempatan untuk memperbaiki segala sikap hidup dan perbuatan agar tidak seperti Sunnah kaum "Aad,Tsamud,Fir'aun dan para pengikutnya serta masih banyak lagi contoh manusia dan golongannya dimusnahkan Allah akibat perbuatannya yang tidak pernah selaras dengan kemauan Allah bahkan melewati batas yang sudah ditentukan. Cobalah untuk mengadakan pendekatan dengan Sang Kholiq (Pencipta) lewat metode dan cara yang tentunya sudah Dia ajarkan dalam Al Qur'an dan ter-Implementasi lewat Sunnah Nabi dan Rosulnya. Metode yang bisa kita lakukan adalah: Menyapa-Nya untuk memohon petunjuk dan bimbingan dari-Nya bisa kita lakukan lewat Dzikir ataupun lebih ngetren lagi Komtemplasi atau Meditasi. Sholat juga bisa kita lakukan hanya saja sedikit lebih rumit karena kita dituntut untuk Khusyu' dan memahami arti atau makna dari kata perkata yang kita ucapkan, karena bila tidak akan jadi percuma saja Sholat yang kita lakukan,sebab banyak dari manusia terbentur dengan persoaalan ini,padahal kita sudah senantiasa melakukannya namun kok tidak sesuai, orang yang melakukan Sholat tersebut masih saja menjadi manusia pecundang dan sipendusta, kenyataan kita lihat di bumi ini masih saja terjadi Pendustaan, Ketidak adilan, Al Muthaffifiin (Koruptor). Mereka-meraka yang senantiasa mengambil yang bukan Haknya, minimal 1 dari 5 orang yang melakukan perbuatan tersebut pasti ber-Agama Islam dan senantiasa mendirikan Sholat benar tidak. Cara lain dengan mengadakan Forum diskusi atau yang lebih akrab lagi Forum Majelis Ta'lim ini banyak kita jumpai diseluruh pelosok tanah air. Meng-qiro'ah/membaca Al-Qur'an juga merupakan cara yang praktis asal kita tau dan siap meng-Aplikasikan dalam kehidupan ini, Agree....Sebenarnya masih banyak lagi cara yang bisa kita lakukan untuk mengadakan pendekatan denganNya, yang terpenting saya ingatkan janganlah berkata bila kita tak melakukannya,dan jangan pernah melakukan segala sesuatu tanpa pernah meng-Ilmuinya dan cobalah untuk selalu Syarhan / lapang dada menerima segala bentuk Mudharat dan Manfaat karena kedua hal tersebut bisa datang dari Allah.
PAGE 1
PAGE 2
Disini saya mencoba untuk berbagi Fenomena dan Pengalaman yang mungkin berguna bagi anda yang mendayagunakannya dengan baik. Kali ini saya ingin menceritakan dan mengingatkan tentang perjalanan Islam dan Muslim. Kata Islam tidak bisa kita lepas dari Allah karena kata itu diambil dari salah satu Ismun/nama yang disandangNya (الـسـلام)/As Salam, bentukan katanya isim na'at (kata sifat) yang berarti sifatNya,bisa kita simpulkan bahwa Islam itu Dia yang membuat dan menatanya untuk alam Samawat dan Ardh, Muslim adalah pelaku atau orang mensifati Islam itu sendiri. Islam adalah Ajaran,Ujaran,System yang akan menjadi acuan standard-risasi hidup dan kehidupan kita. Islam sebenarnya sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu bahkan sudah ada sejak belum munculnya Nabi Adam kebumi jadi janganlah anda semua melupakan Islam itu dibawa oleh Rosul-Rosul yang diutus Allah untuk menyampaikan dan mengajarkan kepada manusia agar menjadi Abdi,Makhkuk yang sesuai denganNya jadi bukan hanya oleh satu Nabi saja (Muhammad) karena sesunggunya yang tercatet dalam sejarah ada ratusan Rosul dan Ribuan Nabi,didalam Al-Qur'an ada 25 Rosul dan sebahagian Nabi yang disebutkan Allah yang kesemua Rosul dan Nabi Visi Misinya selaras dan satu. Lagi-lagi janganlah anda memfirqah / memisahkan dari satu Rosul ke Rosul yang lain dari satu Nabi ke Nabi yang lain,karena akan mempengaruhi ajaran Islam itu sendiri. Namun kenyataan sampai saat ini manusia hanya melihat dari satu sosok saja yaitu Nabi Muhammad, salahkah.....jelas bisa menjadi kesalahan karena Nabi Muhammad adalah Khataman Nabiyin penutup para Nabi bukan berarti hanya Nabi Muhammad saja yang Nabi dan Rosul ke 24 lagi yang tertulis dalam Al-Qur'an bagaimana ?. karena pertanggung jawabannya memfirqah-firqah bisa jadi gawat, sebab Allah sendiri tidak melakukannya kok kita bisa melakukannya why and what happened ? Restu Allah ada kepada meraka semua jadi janganlah itu anda lakukan, agree. Pantas saja Ummat Islam saat ini Aqidah dan Imannya hanya sebatas jasmani,berputar dan berkutet pada persoalan dunia fana ini saja seakan tak pernah untuk menyadari bahwa ada hidup dan kehidupan Ukhrowi/Akhirat. Kenyataan yang saya lihat manusia saat ini kalau diuji dengan senang mengeluh paling tidak lupa diri, apa lagi kalau diuji dengan susah? wow....bisa marah dan teriakannya sampai kelangit ketujuh,contoh terdekat yang bisa kita lihat penduduk Indonesia dan masyarakat ada di negara lain, yang hobinya protes sana protes sini debat sana debat sini ngeluh sana mengeluh sini hantam sana hatam sini yaa pantaslah jadi begini.....dimana kesadaran itu dimana malu diri dan dimana Islam itu sendiri, apa lagi para tokoh agama yang mengaku tau Islam dan berilmu kok tidak bisa mengajarkan,mendidik, membimbing dan memandu Ummatnya. Ekses-nya Umat Islam sekarang seakan sudah kehilangan Khalifah dan Pemimpinya,dimana rasa kasihan dan malu kita terhadap Islam,dan bagaimana jadinya Islam dimata manusia dan dunia. Tahukah anda bahwa sesungguhnya (اَلـَمْ يَـعْلـَمْ بـِاَنَ اللهَ يَـرَى) = Allah senantiasa mengetahui dan mengindikasi. (Al Quran 96:14). Jadi berhentilah dari kedustaan dan ketidak sadaran cobalah untuk meng-Ilmui setiap perkataan dan perbuatan sebelum anda menyampaikan,membicarakan dan mengajarkan kepada manusia. Karena bila kita mengajarkannya salah maka jadinya ajaran yang salah dan pengikut yang tak mengerti,safih atau bodoh,maka kalau ummat Islam ini tak mengerti dan masa bodoh jadilah manusia-manusia yang merugi di dunia dan akhirat hingga tak akan sampai kehadapan Allah.
سُــبْــحَــنَ رَبـِـكَ رَبِ اْلــعِــزَةِعَــمَــا يَـصِـفـُون
بالله الــســمــيـع الــعــلــيــم
Fardhie.com
© 2008-2020
Back to Menu