بــســم الله الـرحـمـن الـرحيـم

HUKUM ALAM

 

Sering sekali manusia salah dalam mengambil sikap atau penilaian tentang sesuatu yang terjadi pada Alam. Entah secara disengaja atau memang ketidak tahuan manusia akan sifat Alam itu sendiri. Berita dan khabar yang selalu terdengar adalah tentang bencana dan kerusakan yang di akibatkan Alam yang kesemua itu tidak pernah tuntas untuk dimengerti oleh manusia yang tinggal di bumi yang Fana ini. Mengapa harus ada kata bencana ketika Alam memperbaharui dirinya? padahal Alam itu juga makhluk yang memiliki keterbatasan untuk menampung dan menerima apapun, maka sudah sewajarnya bila dia harus memperbaiki dan merevolusi diri demi kesinambungan hidupnya dan seluruh makhluk yang tinggal dan menetap di bumi ini. Maka kalau kita sudah berani mengatakan semua yang dia lakukan itu merupakan bencana, maka kita harus siap pula untuk mengintrospeksi diri kita, mengapa saya katakan demikian" sebab bila Alam ini murka maka tidak ada lain alasan melainkan adanya kesalahan pada manusia, maka itulah dia bertindak untuk,agar manusia ini bisa berubah dan sadar dari kebodohan dan kesalahan yang telah kita perbuat. Bila saja kesalahan itu terus terjadi sudah pasti Alam juga akan terus bertindak, adil bukan? sudah merupakan konsekwensi kita dan Alam ini untuk selalu selaras dan sejalan dengan Sunnah yang sudah ditetapkan oleh Sang Penata dan Pencipta Alam Jagat Raya (الخالق / Al Kholiq) Bila manusia selalu bertindak dan berbuat yang bisa mencemarkan Alam ini maka sudah pasti akan ada ekses ketidak stabilan padanya. Banyak sekali celah atau alasan mengapa Alam ini marah/murka. Kalau kita perhatikan di seluruh dunia ini hampir semuanya mengexploitir sumber daya Alam, dengan alasan Sains Teknologi. Anehnya lagi mengapa Sains Teknologi yang dijadikan acuan dalam berbuat demikian? Apakah dengan Sains Teknologi kita hidup? atau apakah Sain Teknologi yang mengendalikan diri kita? Jelas tidak. Tidak ada kesalahan pada Sains Teknologi bila saja masih selaras dengan Alam semesta. Namun bila sudah bertentangan dengannya maka sudah pasti sebuah kesalahan besar bagi manusia dan akan mengakibatkan terjadinya goncangan/gejolak, mungkin ini yang selalu dikatakan oleh manusia dengan bencana. Siapa bilang setiap perbuatan kita tidak akan berekses pada Alam ini? jelas sangat berkaitan erat. Dan siapa bilang bahwa penataan manusia (Negara,Bangsa) juga tidak bisa mengakibatkan ekses pada Alam. Penataan moral Bangsa yang salah dan kedudukan manusia yang tamak akan kekuasaan juga menjadi perhatian Alam semesta. Bahkan kehadiran sosok seorang pemimpin yang akan menggerakkan roda pemerintahan juga menjadi sorotan oleh Alam ini. Saya yakin dunia semua tahu kalaulah didalam sejarah bila sosok Pemimpin itu jelek, dan selalu berbuat tanpa pedoman yang jelas, (Namrud, Fir'aun dan Abu Lahab dan masih banyak lagi) inilah sosok-sosok Pemimpin yang bisa mengakibatkan kerusakan pada Alam dan manusia. Pesanku" Jujurlah pada dirimu bila itu memang salah, dan segeralah bertobat, lakukan perbaikan minimal pada diri kita sebelum melakukan perbaikan pada apa dan siapapun. Cobalah dan selalu mencoba untuk bijak dalam mengambil hikmah dari setiap perbuatan. karena hanya dengan kebijakan dan ketakwaan kita bisa selalu sejalan dengan Alam dan mengantisipasi diri kita untuk tidak terjerumus pada ke Zhaliman yang akan mengantarkan diri kita sampai ke lembah Nista (Neraka).

 

 

Author by Fardhie

 

Back to Menu

 

Fardhie.com © 2008 - 2010

 

Klik link dibawah Ini untuk melihat hasil foto Team Darusalam saat survei Gua di Aceh Sumatera Utara.

1.GUA AIR  2.GUA ANGIN  3.GUA ISTANA KEMUNING  4.GUA WALET