Aku berlindung pada-Mu yaa Robb dari keterbatasan lisanku, mohon ampun pada-Mu dari perkataan yang dusta.

 

Contoh atau uswah hasanah yang terlupakan dari perjalanan hidup seorang manusia yang bergelar kholilullah (QS 4:125) dari pengabdian seorang hamba kepada Penciptanya, kepada Tuhannya, untuk, karena dan demi Dzat Yang Maha Tunggal Allahu Ahad. Telah terakui dan terangkat darajatnya dikarenakan hati atau qolbunya yang salim / bersih tulus (Islam) menghadapkan wajah atau personaliti dan keluarganya kepada Allah As-Salam semata.

Darinya banyak contoh yang bisa diambil dan dijadikan pegangan hidup dalam membangun individu yang berakhlakkan Sang Kholik, berjiwa bersih dan mandiri dalam membangun sebuah tatanan kepribadian yang kokoh hingga keluarga (peradaban) yang sempurna paripurna. Dialah Ibrahim sang kekasih Allah, bapak para Rosul, dan penggagas munculnya din atau agama / system yang membawa keselamatan (Islam) dirinya dan seluruh keluarga hingga keturunannya seantero bumi hingga langit (samawati wal ardh). QS Al-An’am[6]:79

Oleh karena itulah dia dijadikan contoh bagi seluruh manusia maupun para nabi QS 2.Al Baqarah Ayat 130: “dan tidak ada yang benci kepada millahnya Ibrahim, melainkan mereka yang membodohi dirinya sendiri, sebab sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya di akhirat Ibrahim benar-benar termasuk orang yang saleh”.  Baca juga QS An Nahl[16]:120-122.

Ibrahim dijadikan panutan oleh Allah langsung kepada suluruh manusia bukan karena kekuasaannya atau mulkiyahnya, juga bukan karena kekayaan materinya melainkan karena qolbu yang salim, personality yang baik dan bersih, yang terutama adalah pemberdayaan dan potensialisasi terhadap anfusnya mulai dari akal dan fikiran yang luas atau nalar yang tersystematik lagi logis (shuhuf), hati yang tulus bersih tanpa unsur egosentrisme yang selalu ingin diakui atau ingin dilihat baik dimata manusia dan dunia.

Menata kepribadian yang berlandaskan hudan mirrobbik serta sunnah yang kausalitas alamiah sebagaimana penciptaan langit dan bumi. Kesadaran yang tinggi akan arti hidup mendasari untuk melalui dan menjalani proses demi proses, tahapan demi tahapan tanpa meronta dan membodohi diri, manjadi modal dalam menghadapi dan menyelesaikan setiap amrun atau urusan bahkan persoalan sekalipun tak membuatnya terjebak dalam kekalutan yang datang pada dirinya hingga keluarganya bahkan mampu menjaga keutuhan bersama demi kesinambungan hidup dan kehidupan selanjutnya.

QS 2.Al Baqarah Ayat 124: Dan ingatlah ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia". Ibrahim berkata: "(Dan saya mohon juga) dari keturunanku. Allah berfirman: "Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim".

2.Al Baqarah Ayat 125: Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i'tikaf, yang ruku' dan yang sujud".

2.Al Baqarah Ayat 126: Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman: "Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali".

Ajaran dan ujaran, sikap serta tindakan, personaliti yang senantiasa ke Robbnya telah menjadikan kepribadiannya acuan dan standard dalam membina diri dan keluarga hingga mampu membangun sebuah peradaban yang baik serta kokoh yang takkan usang dilanda zaman, takkan rapuh dimakan waktu. Selawat salam untuk Ibrahim dan keluarganya bahkan keturunannya yang telah terpilih menjadi pemimpin bagi diri mereka dan keluarga mereka bahkan pemimpin bagi ummat manusia pada masanya dan saat ini hingga masa-masa akan datang.

Next to Makna Ismum Ibrahim

Allahu 'aliymun bidzaatis shuduwr

Back to Menu

 

Fardhie.com © 2008 - 2020