ENGLISH

Kekosongan dan Kehampaan

Dalam kehidupan yang aku lalui, semakin hari semakin mengarah pada kekosongan dan kehampaan. Semua orang pasti melangkah maju, namun aku merasa terhenti oleh kealpaan.

Ketika aku bangun dan berjalan setidaknya mereka yang ada disampingku merasa ditemani dan merasa ringan untuk melangkah. Namun aku yaa Robb! kembali pada kesendirian dan kekosongan.

Kerinduan ini semakin membutakanku terhadap dunia, Kekosongan ini selalu menemaniku dalam kesendirian.

Nyaris aku tak memiliki lagi diri ini, tak berkuasa pada kemauanku sendiri, bahkan seluruh tubuh ini tak mau berfungsi bila bukan karena-Mu.

Yaa Robbi! lihatlah hamba-Mu, datanglah seperti semula Kau datang. Hadirlah sebagaimana aku pernah merasakan kehadiran-Mu.

Masihkah aku dalam jarak-Mu? Belumkah semua yang kulalui setidaknya menjadi perhatian-Mu?

Dimana Kau wahai Da’i, abdi-Mu tak mampu lagi untuk mengenali dirinya sendiri, abdi-Mu ini tak lagi bisa merasakan seperti dulu.

Datanglah bila aku masih terhenti disini, Jemputlah bila aku telah Kau anggap selesai, namun jangan abaikan abdi-Mu ini.

Sunyi yaa Robbi! hampa terasa, hambar semuanya bila Kau tinggalkan wahai Da’i, wahai Mubdi’, yaa Hayyun, yaa Mummit!.........................

2008-2016 Fardhie.com. All rights reserved

Back to Meditasi